Rabu, 28 Juli 2010
Selasa, 27 Juli 2010
Jumat, 16 Juli 2010
Kamis, 15 Juli 2010
Minggu, 11 Juli 2010
Spanyol Juara Piala Dunia 2010
Spanyol memastikan diri sebagai yang terbaik di Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Belanda di laga final dengan skor 1-0 di Soccer City Stadium, Johannesburg, Senin (12/7) dinihari WIB.
Adalah Andres Iniesta yang menjadi pahlawan kemenangan Spanyol dengan gol tunggalnya ke gawang Belanda di babak kedua perpanjangan waktu.
Spanyol juga sukses mengawinkan gelar juara setelah dua tahun lalu meraih tropi Piala Eropa dengan mengalahkan Jerman di laga final.
Sementara Belanda harus kembali puas untuk ketiga kalinya harus menjadi runner up di turnamen akbar Piala Dunia. Sebelumnya mereka juga menjadi runner up di tahun 1978 dan 1974.
Jalannya Pertandingan
Spanyol sudah membuka kesempatan di menit kelima lewat sundulan Sergio Ramos. Akan tetapi, dalam ujian pertamanya, Maarten Stekelenburg berhasil mengamankan gawangnya dengan baik.
David Villa menguji peruntungannya di menit 12. Bola hasil sepakannya hanya melebar dari gawang.
Howard Webb juga tak ketinggalan menunjukkan aksinya dengan mengeluarkan lima kartu kuning dalam rentang waktu 13 menit untuk lima pemain berbeda.
Di menit 34, Iker Casillas salah memperhitungkan datangnya bola fair play yang ditendang Gregory Van Der Wiel. Bola lambung memantul ke kotak penalti dan gagal dijangkaunya. Untungnya bola tipis melebar dari gawang.
Tiga menit berselang, Joris Mathijsen membuang peluang matang yang didapatnya karena gagal menendang bola yang melintas pelan dengan kaki kiri. Padahal dia sudah berada dalam posisi tak terkawal di kotak penalti Spanyol.
Memasuki masa injury time babak pertama, Arjen Robben mendapat kesempatan lewat tendangan kaki kiri. Akan tetapi bola yang mengarah ke tiang dekat gawang Spanyol berhasil diamankan dengan baik oleh kapten tim Iker Casillas.
Di babak kedua, giliran Joan Capdevilla yang gagal menyapu bola ketika berada di kotak penalti Belanda dalam posisi tak terkawal. Momentum itu terjadi ketika pertandingan baru berjalan tiga menit.
Peluang matang didapat Belanda di menit 62. Lewat serangan balik cepat, Robben lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan Casillas. Akan tetapi, bola tendangannya berhasil dihadang kiper nomor satu Spanyol itu dengan kakinya. Skor 0-0 pun tetap bertahan.
Di menit 69, David Villa memiliki kesempatan membawa timnya memimpin jika saja bisa lebih tenang dalam melepas tendangan ke arah gawang yang dalam posisi tak terkawal.
Memasuki menit ke-77, Sergio Ramos menyambut bola sepak pojok Xavi dengan kepalanya dan dalam kondisi tak terkawal. Akan tetapi, bola sundulan kepalanya masih tipis melintas di atas mistar gawang Stekelenburg.
Robben kembali mendapat kesempatan untuk membawa timnya memimpin lewat aksi individunya di menit 83. Namun Casillas berhasil membaca pergerakannya dan mencuri bola dari Robben.
Kedua tim terus menekan di sisa pertandingan. Namun hingga berakhirnya waktu normal, skor 0-0 tetap bertahan. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Di awal babak perpanjangan waktu pertama, Stekelenburg melakukan penyelamatan penting dengan menghalau tendangan Cesc Fabregas yang masuk ke babak kedua. Belanda membalas dengan sundulan Mathijsen yang masih tipis di atas mistar gawang Casillas.
Di menit 100, Jesus Navas mencoba peruntungannya dengan melepas tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola berhasil diblok Van Bronckhorst yang membuat bola melebar dari gawang. Bek veteran Belanda itu sebelumnya juga melakukan intersep penting dengan menghalau sepakan Iniesta. Tendangan Fabregas juga masih melebar dari gawang.
Di paruh kedua babak perpanjangan waktu, Belanda kehilangan salah satu pemainnya, John Heitinga, karena akumulasi dua kartu kuning. Bek Belanda itu melanggar Iniesta jelang masuk ke kotak penalti mereka. Hadiah tendangan bebas pun diberikan kepada Spanyol, namun gagal dimaksimalkan Xavi yang maju sebagai eksekutor.
Di menit 116, Spanyol akhirnya bisa memecah kebuntuan. Iniesta yang mencetak gol lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti, setelah mendapat bola sodoran dari Xavi.
Tak pelak gol tersebut disambut dengan meriah kubu Spanyol. Semua pemain di bangku cadangan pun mengejar Iniesta dan merayakan golnya di pinggir lapangan.
Belanda yang memiliki waktu kurang lebih empat menit berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka. Akan tetapi, hingga berakhirnya pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol tetap bertahan. SPANYOL PUN MENJADI JUARA DUNIA 2010.
Susunan Pemain:
Belanda: Stekelenburg, Van Bronckhorst (Braafheid 105), Mathijsen, Heitinga, Van der Wiel, De Jong (Van der Vaart 99), Van Bommel, Kuyt (Elia 71), Sneijder, Robben, Van Persie
Spanyol: Casillas, Capdevilla, Puyol, Pique, Sergio Ramos, Xabi Alonso (Fabregas 87), Busquets, Pedro (Navas 60), Xavi, Iniesta, Villa (Torres 106)
Adalah Andres Iniesta yang menjadi pahlawan kemenangan Spanyol dengan gol tunggalnya ke gawang Belanda di babak kedua perpanjangan waktu.
Spanyol juga sukses mengawinkan gelar juara setelah dua tahun lalu meraih tropi Piala Eropa dengan mengalahkan Jerman di laga final.
Sementara Belanda harus kembali puas untuk ketiga kalinya harus menjadi runner up di turnamen akbar Piala Dunia. Sebelumnya mereka juga menjadi runner up di tahun 1978 dan 1974.
Jalannya Pertandingan
Spanyol sudah membuka kesempatan di menit kelima lewat sundulan Sergio Ramos. Akan tetapi, dalam ujian pertamanya, Maarten Stekelenburg berhasil mengamankan gawangnya dengan baik.
David Villa menguji peruntungannya di menit 12. Bola hasil sepakannya hanya melebar dari gawang.
Howard Webb juga tak ketinggalan menunjukkan aksinya dengan mengeluarkan lima kartu kuning dalam rentang waktu 13 menit untuk lima pemain berbeda.
Di menit 34, Iker Casillas salah memperhitungkan datangnya bola fair play yang ditendang Gregory Van Der Wiel. Bola lambung memantul ke kotak penalti dan gagal dijangkaunya. Untungnya bola tipis melebar dari gawang.
Tiga menit berselang, Joris Mathijsen membuang peluang matang yang didapatnya karena gagal menendang bola yang melintas pelan dengan kaki kiri. Padahal dia sudah berada dalam posisi tak terkawal di kotak penalti Spanyol.
Memasuki masa injury time babak pertama, Arjen Robben mendapat kesempatan lewat tendangan kaki kiri. Akan tetapi bola yang mengarah ke tiang dekat gawang Spanyol berhasil diamankan dengan baik oleh kapten tim Iker Casillas.
Di babak kedua, giliran Joan Capdevilla yang gagal menyapu bola ketika berada di kotak penalti Belanda dalam posisi tak terkawal. Momentum itu terjadi ketika pertandingan baru berjalan tiga menit.
Peluang matang didapat Belanda di menit 62. Lewat serangan balik cepat, Robben lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan Casillas. Akan tetapi, bola tendangannya berhasil dihadang kiper nomor satu Spanyol itu dengan kakinya. Skor 0-0 pun tetap bertahan.
Di menit 69, David Villa memiliki kesempatan membawa timnya memimpin jika saja bisa lebih tenang dalam melepas tendangan ke arah gawang yang dalam posisi tak terkawal.
Memasuki menit ke-77, Sergio Ramos menyambut bola sepak pojok Xavi dengan kepalanya dan dalam kondisi tak terkawal. Akan tetapi, bola sundulan kepalanya masih tipis melintas di atas mistar gawang Stekelenburg.
Robben kembali mendapat kesempatan untuk membawa timnya memimpin lewat aksi individunya di menit 83. Namun Casillas berhasil membaca pergerakannya dan mencuri bola dari Robben.
Kedua tim terus menekan di sisa pertandingan. Namun hingga berakhirnya waktu normal, skor 0-0 tetap bertahan. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Di awal babak perpanjangan waktu pertama, Stekelenburg melakukan penyelamatan penting dengan menghalau tendangan Cesc Fabregas yang masuk ke babak kedua. Belanda membalas dengan sundulan Mathijsen yang masih tipis di atas mistar gawang Casillas.
Di menit 100, Jesus Navas mencoba peruntungannya dengan melepas tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola berhasil diblok Van Bronckhorst yang membuat bola melebar dari gawang. Bek veteran Belanda itu sebelumnya juga melakukan intersep penting dengan menghalau sepakan Iniesta. Tendangan Fabregas juga masih melebar dari gawang.
Di paruh kedua babak perpanjangan waktu, Belanda kehilangan salah satu pemainnya, John Heitinga, karena akumulasi dua kartu kuning. Bek Belanda itu melanggar Iniesta jelang masuk ke kotak penalti mereka. Hadiah tendangan bebas pun diberikan kepada Spanyol, namun gagal dimaksimalkan Xavi yang maju sebagai eksekutor.
Di menit 116, Spanyol akhirnya bisa memecah kebuntuan. Iniesta yang mencetak gol lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti, setelah mendapat bola sodoran dari Xavi.
Tak pelak gol tersebut disambut dengan meriah kubu Spanyol. Semua pemain di bangku cadangan pun mengejar Iniesta dan merayakan golnya di pinggir lapangan.
Belanda yang memiliki waktu kurang lebih empat menit berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka. Akan tetapi, hingga berakhirnya pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol tetap bertahan. SPANYOL PUN MENJADI JUARA DUNIA 2010.
Susunan Pemain:
Belanda: Stekelenburg, Van Bronckhorst (Braafheid 105), Mathijsen, Heitinga, Van der Wiel, De Jong (Van der Vaart 99), Van Bommel, Kuyt (Elia 71), Sneijder, Robben, Van Persie
Spanyol: Casillas, Capdevilla, Puyol, Pique, Sergio Ramos, Xabi Alonso (Fabregas 87), Busquets, Pedro (Navas 60), Xavi, Iniesta, Villa (Torres 106)
ROAD TO FINAL Belanda
BABAK PENYISIHAN GRUP
14 Juni, Stadion Soccer City, Johannesburg
Belanda 2-0 Denmark
(Agger 46' bunuh diri, Kuyt 85')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong / 14-Demy de Zeeuw (88'); 10-Wesley Sneijder, 23-Rafael van der Vaart / 17-Eljero Elia (67'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 20-Ibrahim Afellay (77').
19 Juni, Stadion Moses Mabhida, Durban
Belanda 1-0 Jepang
(Sneijder 53')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder / 20-Ibrahim Afellay (83'), 23-Rafael van der Vaart / 17-Eljero Elia (72'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (88').
24 Juni, Stadion Green Point, Cape Town
Kamerun 1-2 Belanda
(Eto'o 65' pen.; Van Persie 36', Huntelaar 83')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 12-Khalid Boulahrouz, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder, 23-Rafael van der Vaart / 11-Arjen Robben (73'), 7-Dirk Kuyt / 17-Eljero Elia (66'); 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (73').
BABAK 16 BESAR
28 Juni, Stadion Moses Mabhida, Durban
Belanda 2-1 Slowakia
(Robben 18', Sneijder 84'; Vittek 90'+ pen.)
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder / 20-Ibrahim Afellay (90'+), 11-Arjen Robben / 17-Eljero Elia (71'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (80').
PEREMPAT-FINAL
2 Juli, Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
Belanda 2-1 Brasil
(Sneijder 53', 68'; Robinho 10')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 13-Andre Ooijer; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder, 11-Arjen Robben (73'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (85').
SEMI-FINAL
6 Juli, Stadion Green Point, Cape Town
Uruguay 2-3 Belanda
(Forlan 41', M. Pereira 90'+; Van Bronckhorst 17', Sneijder 70', Robben 73')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 12-Khalid Boulahrouz, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Demy de Zeeuw / 23-Rafael van der Vaart (46'); 10-Wesley Sneijder, 11-Arjen Robben / 17-Eljero Elia (89'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie.
14 Juni, Stadion Soccer City, Johannesburg
Belanda 2-0 Denmark
(Agger 46' bunuh diri, Kuyt 85')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong / 14-Demy de Zeeuw (88'); 10-Wesley Sneijder, 23-Rafael van der Vaart / 17-Eljero Elia (67'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 20-Ibrahim Afellay (77').
19 Juni, Stadion Moses Mabhida, Durban
Belanda 1-0 Jepang
(Sneijder 53')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder / 20-Ibrahim Afellay (83'), 23-Rafael van der Vaart / 17-Eljero Elia (72'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (88').
24 Juni, Stadion Green Point, Cape Town
Kamerun 1-2 Belanda
(Eto'o 65' pen.; Van Persie 36', Huntelaar 83')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 12-Khalid Boulahrouz, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder, 23-Rafael van der Vaart / 11-Arjen Robben (73'), 7-Dirk Kuyt / 17-Eljero Elia (66'); 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (73').
BABAK 16 BESAR
28 Juni, Stadion Moses Mabhida, Durban
Belanda 2-1 Slowakia
(Robben 18', Sneijder 84'; Vittek 90'+ pen.)
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder / 20-Ibrahim Afellay (90'+), 11-Arjen Robben / 17-Eljero Elia (71'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (80').
PEREMPAT-FINAL
2 Juli, Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
Belanda 2-1 Brasil
(Sneijder 53', 68'; Robinho 10')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 13-Andre Ooijer; 6-Mark van Bommel, 8-Nigel de Jong; 10-Wesley Sneijder, 11-Arjen Robben (73'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie / 21-Klaas-Jan Huntelaar (85').
SEMI-FINAL
6 Juli, Stadion Green Point, Cape Town
Uruguay 2-3 Belanda
(Forlan 41', M. Pereira 90'+; Van Bronckhorst 17', Sneijder 70', Robben 73')
Susunan pemain:
1- Maarten Stekelenburg; 5-Giovanni van Bronchkorst, 12-Khalid Boulahrouz, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen; 6-Mark van Bommel, 8-Demy de Zeeuw / 23-Rafael van der Vaart (46'); 10-Wesley Sneijder, 11-Arjen Robben / 17-Eljero Elia (89'), 7-Dirk Kuyt; 9-Robin van Persie.
ROAD TO FINAL Spanyol
Spanyol 0-1 Swiss, Stadion Moses Mabhida
Kutukan juara Piala Eropa sebelum Piala Dunia akan sulit meraih kemenangan di laga pertama menghampiri Spanyol. Secara mengejutkan, la Furia Roja menelan kekalahan dari Swiss di pertandingan perdana Grup H.
Gelson Fernandes berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Spanyol ketika menyambar bola liar saat babak kedua berjalan tujuh menit, sehingga merobek jala Iker Casillas.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 21-David Silva (22-Jesus Navas 62), 14-Xabi Alonso, 8-Xavi, 16-Sergio Busquets (9-Fernando Torres 62), 6-Andres Iniesta (18-Pedro 77); 7-David Villa.
Spanyol 2-0 Honduras, Stadion Ellis Park
Tim Matador berhasil bangkit dari hasil buruk yang mereka dapatkan di laga perdana. Kemenangan atas Honduras membuat Spanyol menghidupkan peluang lolos ke babak 16 Besar.
Pahlawan kemenangan Spanyol di pertandingan ini jatuh kepada David Villa. Striker Matador tersebut mencetak dua gol pada menit ke-17 dan 51. Villa sebetulnya bisa mencetak hat-trick, namun ia gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-62.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos (17-Alvaro Arbeloa 77), 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 22-Jesus Navas, 14-Xabi Alonso, 8-Xavi (10-Cesc Fabregas 66), 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (13-Juan Mata 70), 7-David Villa.
Cili 1-2 Spanyol, Stadion Loftus Versfeld
Spanyol akhirnya memastikan tiket ke babak 16 Besar usai menundukkan Cili pada laga terakhir penyisihan Grup H. Spanyol pun tampil sebagai pemuncak klasemen dengan nilai enam. Walau mengoleksi poin sama dengan Cili, Spanyol unggul selisih gol.
Spanyol mengawali penampilannya dengan sebuah ambisi besar untuk memenangkan pertandingan. David Villa mengawali kemenangan Spanyol pada menit ke-24. Andres Iniesta memperbesar keunggulan di menit ke-37. Cili, yang kehilangan Marco Estrada akibat diganjar kartu merah pada menit ke-37, mampu memperkecil kekalahan melalui Rodirigo Millar di menit ke-47.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (20-Javi Martinez 73), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (10-Cesc Fabregas 55), 7-David Villa.
Spanyol 1-0 Portugal, Stadion Green Point
Spanyol langsung bertemu lawan tangguh pada laga perdana di babak knock-out. Portugal yang menjadi runner-up Grup G memberikan kesulitan bagi Spanyol di sepanjang pertandingan. Meratanya materi pemain kedua tim membuat laga berjalan imbang.
David Villa kembali menjadi pahlawan bagi Spanyol, karena menjadi penentu kemenangan dengan gol yang dicetaknya di menit ke-63 lewat sebuah tendangan keras melalui jarak sangat dekat. Gol itu tercipta setelah Iniesta memberikan sodoran kepada Xavi yang diteruskan dengan umpan back heel yang sangat manis.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (4-Carlos Marchena 90+3), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (19-Fernando Llorente 58), 7-David Villa (18-Pedro 88).
Paraguay 0-1 Spanyol, Stadion Ellis Park
Diunggulkan memenangi laga perempat-final ini dengan mudah, Spanyol terpaksa harus bekerja keras untuyk menyingkirkan Paraguay. Tim Amerika Latin tersebut memberikan perlawanan sengit kepada la Furia Roja yang memiliki kualitas materi pemain lebih baik.
Kembali David Villa tampil sebagai penyelamat Spanyol lewat gol yang dilesakkannya tujuh menit sebelum laga berakhir. Pertandingan ini juga diwarnai peristiwa menarik dengan gagalnya dua tendangan penalti yang didapat masing-masing tim. Oscar Cardozo mengawalinya bagi Paraguay di menit ke-59, dan tiga menit kemudian Xabi Alonso melakukan hal yang sama.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol (4-Carlos Marchena 84), 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (18-Pedro 75), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (10-Cesc Fabregas 56), 7-David Villa.
Jerman 0-1 Spanyol, Stadion Moses Mabhida
Laga semi-final ini diperkirakan berlangsung menarik, karena Spanyol menghadapi tim produktif di Piala Dunia 2010. Namun, penguasaan permainan membuat Spanyol membuat Jerman tidak berdaya. Jerman pun dipaksa hanya mendapat dua tendangan ke gawang, catatan terburuk yang diperoleh sebuah tim sepanjang Piala Dunia 2010.
Kali ini, pahlawan kemenangan Spanyol jatuh kepada Carles Puyol. Sundulan pemain belakang ini memanfaatkan umpan pojok telah merobek jala Manuel Neuer pada menit ke-73. Spanyol pun mencatat sejarah untuk kali pertama tampil di Piala Dunia.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (4-Carlos Marchena 90+3), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 18-Pedro (21-David Silva 86), 7-David Villa (9-Fernando Torres 81)
Kutukan juara Piala Eropa sebelum Piala Dunia akan sulit meraih kemenangan di laga pertama menghampiri Spanyol. Secara mengejutkan, la Furia Roja menelan kekalahan dari Swiss di pertandingan perdana Grup H.
Gelson Fernandes berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Spanyol ketika menyambar bola liar saat babak kedua berjalan tujuh menit, sehingga merobek jala Iker Casillas.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 21-David Silva (22-Jesus Navas 62), 14-Xabi Alonso, 8-Xavi, 16-Sergio Busquets (9-Fernando Torres 62), 6-Andres Iniesta (18-Pedro 77); 7-David Villa.
Spanyol 2-0 Honduras, Stadion Ellis Park
Tim Matador berhasil bangkit dari hasil buruk yang mereka dapatkan di laga perdana. Kemenangan atas Honduras membuat Spanyol menghidupkan peluang lolos ke babak 16 Besar.
Pahlawan kemenangan Spanyol di pertandingan ini jatuh kepada David Villa. Striker Matador tersebut mencetak dua gol pada menit ke-17 dan 51. Villa sebetulnya bisa mencetak hat-trick, namun ia gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-62.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos (17-Alvaro Arbeloa 77), 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 22-Jesus Navas, 14-Xabi Alonso, 8-Xavi (10-Cesc Fabregas 66), 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (13-Juan Mata 70), 7-David Villa.
Cili 1-2 Spanyol, Stadion Loftus Versfeld
Spanyol akhirnya memastikan tiket ke babak 16 Besar usai menundukkan Cili pada laga terakhir penyisihan Grup H. Spanyol pun tampil sebagai pemuncak klasemen dengan nilai enam. Walau mengoleksi poin sama dengan Cili, Spanyol unggul selisih gol.
Spanyol mengawali penampilannya dengan sebuah ambisi besar untuk memenangkan pertandingan. David Villa mengawali kemenangan Spanyol pada menit ke-24. Andres Iniesta memperbesar keunggulan di menit ke-37. Cili, yang kehilangan Marco Estrada akibat diganjar kartu merah pada menit ke-37, mampu memperkecil kekalahan melalui Rodirigo Millar di menit ke-47.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (20-Javi Martinez 73), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (10-Cesc Fabregas 55), 7-David Villa.
Spanyol 1-0 Portugal, Stadion Green Point
Spanyol langsung bertemu lawan tangguh pada laga perdana di babak knock-out. Portugal yang menjadi runner-up Grup G memberikan kesulitan bagi Spanyol di sepanjang pertandingan. Meratanya materi pemain kedua tim membuat laga berjalan imbang.
David Villa kembali menjadi pahlawan bagi Spanyol, karena menjadi penentu kemenangan dengan gol yang dicetaknya di menit ke-63 lewat sebuah tendangan keras melalui jarak sangat dekat. Gol itu tercipta setelah Iniesta memberikan sodoran kepada Xavi yang diteruskan dengan umpan back heel yang sangat manis.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (4-Carlos Marchena 90+3), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (19-Fernando Llorente 58), 7-David Villa (18-Pedro 88).
Paraguay 0-1 Spanyol, Stadion Ellis Park
Diunggulkan memenangi laga perempat-final ini dengan mudah, Spanyol terpaksa harus bekerja keras untuyk menyingkirkan Paraguay. Tim Amerika Latin tersebut memberikan perlawanan sengit kepada la Furia Roja yang memiliki kualitas materi pemain lebih baik.
Kembali David Villa tampil sebagai penyelamat Spanyol lewat gol yang dilesakkannya tujuh menit sebelum laga berakhir. Pertandingan ini juga diwarnai peristiwa menarik dengan gagalnya dua tendangan penalti yang didapat masing-masing tim. Oscar Cardozo mengawalinya bagi Paraguay di menit ke-59, dan tiga menit kemudian Xabi Alonso melakukan hal yang sama.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol (4-Carlos Marchena 84), 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (18-Pedro 75), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 9-Fernando Torres (10-Cesc Fabregas 56), 7-David Villa.
Jerman 0-1 Spanyol, Stadion Moses Mabhida
Laga semi-final ini diperkirakan berlangsung menarik, karena Spanyol menghadapi tim produktif di Piala Dunia 2010. Namun, penguasaan permainan membuat Spanyol membuat Jerman tidak berdaya. Jerman pun dipaksa hanya mendapat dua tendangan ke gawang, catatan terburuk yang diperoleh sebuah tim sepanjang Piala Dunia 2010.
Kali ini, pahlawan kemenangan Spanyol jatuh kepada Carles Puyol. Sundulan pemain belakang ini memanfaatkan umpan pojok telah merobek jala Manuel Neuer pada menit ke-73. Spanyol pun mencatat sejarah untuk kali pertama tampil di Piala Dunia.
Susunan tim
1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (4-Carlos Marchena 90+3), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 18-Pedro (21-David Silva 86), 7-David Villa (9-Fernando Torres 81)
Yang Penting Belanda Harus Menang
London - Clarence Seedorf tak peduli kritikan seniornya Johan Cruyff akan permainan Belanda yang pragmatis. Baginya raihan trofi Piala Dunia bagi De Oranje lebih penting dari sekadar bermain indah.
Belanda yang selama ini dikenal dengan Total Football lebih sering gagal menjadi juara dunia. Dua kali mencapai final pada 1974 & 1978, mereka kalah dari Jerman Barat serta Argentina.
Prestasi terbaik mereka hanyalah jadi juara Piala Eropa 1988. Kini kesempatan jadi juara di Piala Dunia kembali terbuka setelah pasukan Bert van Marwijk lolos ke final dan akan melawan Spanyol.
Namun yang jadi masalah adalah Belanda selama turnamen ini menanggalkan Total Football-nya dan lebih bermain secara efisien dan efektif. Kritikan itu pun datang dari Cruyff meski Belanda mampu mencetak 12 gol, lebih produktif dari Spanyol yang hanya tujuh gol.
Bahkan Cruyff pun tak sungkan memilih Spanyol jadi juara karena mereka tetap menganut permainan indah seperti kegemarannya. Jelas ucapan Cruyff itu mengundang reaksi keras dari masyarakat di Negeri Kincir Angin dan salah satunya adalah Seedorf.
"Johan Cruyff mengatakan dia ingin Spanyol menang karena mereka adalah tim sepakbola yang sebenarnya. Cruyff adalah pahlawan nasional namun saya tidak setuju dengannya akan hal ini karena kami adalah orang Belanda," tulis Seedorf dalam kolom di Dailymail.
"Bagi kami adalah yang penting memenangi pertandingan ini dan tak ada yang lain. Tak ada yang mengingatmu jika anda bermain baik atau tidak. Generasiku sudah muak mendengar kami adalah tim bagus yang tak pernah juara," tegas pesepakbola yang bermain bagi AC Milan itu.
"Saya senang melihat dan berlatih sepakbola indah sebagaimana yang Cruyff lakukan. Namun malam ini yang saya inginkan adalah kami menang," lugas pria usia 33 tahun itu.
Memang tak selamanya sepakbola indah itu berakhir indah pula juga. Catat saja The Mighty Magyars dari Hungaria yang dipimpin Ferenc Puskas, Nandor Hidegkuti dan Sandor Kocsis mampu menyihir dunia dengan permainan cantik dan selalu menang dengan skor besar.
Namun kenyataan berbicara lain saat Puskas dkk kalah dari Jerman Barat pada final PD 1954. Tengok pula Jogo Bonito ala Tele Santana di PD 1982 yang digawangi Zico, Socrates, Falcao dan Elder, dan disebut-sebut generasi terakhir Brasil yang menerapkan sepakbola indah indah. Hasilnya? Nihil.
Kini apakah Spanyol akan mengikuti jejak kedua tim itu atau malah Belanda yang harus takluk dari sepakbola indah? Kita tunggu saja.
(mrp/mrp)
Belanda yang selama ini dikenal dengan Total Football lebih sering gagal menjadi juara dunia. Dua kali mencapai final pada 1974 & 1978, mereka kalah dari Jerman Barat serta Argentina.
Prestasi terbaik mereka hanyalah jadi juara Piala Eropa 1988. Kini kesempatan jadi juara di Piala Dunia kembali terbuka setelah pasukan Bert van Marwijk lolos ke final dan akan melawan Spanyol.
Namun yang jadi masalah adalah Belanda selama turnamen ini menanggalkan Total Football-nya dan lebih bermain secara efisien dan efektif. Kritikan itu pun datang dari Cruyff meski Belanda mampu mencetak 12 gol, lebih produktif dari Spanyol yang hanya tujuh gol.
Bahkan Cruyff pun tak sungkan memilih Spanyol jadi juara karena mereka tetap menganut permainan indah seperti kegemarannya. Jelas ucapan Cruyff itu mengundang reaksi keras dari masyarakat di Negeri Kincir Angin dan salah satunya adalah Seedorf.
"Johan Cruyff mengatakan dia ingin Spanyol menang karena mereka adalah tim sepakbola yang sebenarnya. Cruyff adalah pahlawan nasional namun saya tidak setuju dengannya akan hal ini karena kami adalah orang Belanda," tulis Seedorf dalam kolom di Dailymail.
"Bagi kami adalah yang penting memenangi pertandingan ini dan tak ada yang lain. Tak ada yang mengingatmu jika anda bermain baik atau tidak. Generasiku sudah muak mendengar kami adalah tim bagus yang tak pernah juara," tegas pesepakbola yang bermain bagi AC Milan itu.
"Saya senang melihat dan berlatih sepakbola indah sebagaimana yang Cruyff lakukan. Namun malam ini yang saya inginkan adalah kami menang," lugas pria usia 33 tahun itu.
Memang tak selamanya sepakbola indah itu berakhir indah pula juga. Catat saja The Mighty Magyars dari Hungaria yang dipimpin Ferenc Puskas, Nandor Hidegkuti dan Sandor Kocsis mampu menyihir dunia dengan permainan cantik dan selalu menang dengan skor besar.
Namun kenyataan berbicara lain saat Puskas dkk kalah dari Jerman Barat pada final PD 1954. Tengok pula Jogo Bonito ala Tele Santana di PD 1982 yang digawangi Zico, Socrates, Falcao dan Elder, dan disebut-sebut generasi terakhir Brasil yang menerapkan sepakbola indah indah. Hasilnya? Nihil.
Kini apakah Spanyol akan mengikuti jejak kedua tim itu atau malah Belanda yang harus takluk dari sepakbola indah? Kita tunggu saja.
(mrp/mrp)
Paul"Si Gurita"dari Italia
Berlin - Orang selama ini tahunya Paul 'Si Gurita' lahir di Inggris dan menetap di Jerman. Namun ada yang mengklaim bahwa Paul itu sebenarnya berasal dari Italia. Loh?
Paul si mahluk lunak bertentakel delapan itu tengah jadi buah bibir di Piala Dunia terkait keakuratannya dalam meramal pemenang pada setiap partai Jerman. Kini reputasi Paul tengah dipertaruhkan saat ia memilih Spanyol menang atas Belanda dan jadi juara dunia.
Namun kini muncul kabar baru lagi soal Paul. Dikatakan bahwa penghuni taman laut di Oberhausen, Jerman itu ternyata didapatkan oleh seorang pria bernama Verena Bartsch di perairan sekitar Pulau Elba, 20 KM dari selat Tuscani, Italia.
"Aku menangkapnya dengan tanganku sendiri. Aku menangkapnya sendiri di laut sekitar Elba bulan April lalu. Dia baru berumur 4 minggu dan panjangnya 10 cm," tutur Bartsch kepada Bild yang dilansir Football Italia.
Kemudian Bartsch menempatkannya di akuarium Coburg dan kemudian Paul dijual ke Sea Life Oberhausen seharga 179 Euro.
Jadi apakah benar Paul berasal dari Tuscani, Italia bukan Weymouth, Inggris?
Paul si mahluk lunak bertentakel delapan itu tengah jadi buah bibir di Piala Dunia terkait keakuratannya dalam meramal pemenang pada setiap partai Jerman. Kini reputasi Paul tengah dipertaruhkan saat ia memilih Spanyol menang atas Belanda dan jadi juara dunia.
Namun kini muncul kabar baru lagi soal Paul. Dikatakan bahwa penghuni taman laut di Oberhausen, Jerman itu ternyata didapatkan oleh seorang pria bernama Verena Bartsch di perairan sekitar Pulau Elba, 20 KM dari selat Tuscani, Italia.
"Aku menangkapnya dengan tanganku sendiri. Aku menangkapnya sendiri di laut sekitar Elba bulan April lalu. Dia baru berumur 4 minggu dan panjangnya 10 cm," tutur Bartsch kepada Bild yang dilansir Football Italia.
Kemudian Bartsch menempatkannya di akuarium Coburg dan kemudian Paul dijual ke Sea Life Oberhausen seharga 179 Euro.
Jadi apakah benar Paul berasal dari Tuscani, Italia bukan Weymouth, Inggris?
JELANG FINAL PIALA DUNIA 2010
Striker Belanda, Robin van Persie, percaya bahwa Spanyol adalah favorit utama pemenang Piala Dunia. Keberhasilan tim "Matador" menjuarai Piala Eropa 2008 disertai nama-nama besar di skuad "La Furia Roja" saat ini membuat Spanyol layak diunggulkan.
Sebelum datang ke Afrika Selatan, David Villa dan kawan-kawan sudah menjadi kandidat kuat juara. Tim "Matador" merupakan tim yang paling stabil dalam dua tahun terakhir. Setelah memenangi Piala Eropa, Spanyol baru kalah dua kali melawan Amerika Serikat di Piala Konfederasi dan Swiss di laga perdana Piala Dunia.
Mereka juga sukses duduk nyaman di peringkat satu FIFA dalam dua tahun terakhir. Maka tak heran, "La Roja" lebih diunggulkan. "Ya, Belanda adalah underdog. Aku pikir Spanyol adalah favorit karena mereka memenangkan Piala Eropa dua tahun lalu dan mereka memiliki tim bagus," kata Van Persie dalam wawancara eksklusif dengan FIFA.com.
"Mereka memiliki pemain belakang yang baik dan gelandang fantastis. Mereka juga memiliki penyerang bagus dan mereka bisa mengumpan dengan brilian," lanjut Van Persie jelang pertandingan di Stadion Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari WIB.
"Aku juga berpikir mereka adalah favorit untuk memenangkan partai final, tapi status unggulan tak berarti apa-apa di lapangan. Ini akan menjadi pertandingan final yang indah karena kami juga suka bermain bola dengan kombinasi. Aku pikir hal itu akan memberi kami ruang terbuka," sebut pemain Arsenal tersebut.
Van Persie sendiri akan menjadi ujung tombak utama tim "Oranye" di pertandingan ini. Meski baru mengoleksi satu gol, Van Persie tetap dipercaya pelatih Bert van Marwijk sebagai starter. (FIFA)
Sebelum datang ke Afrika Selatan, David Villa dan kawan-kawan sudah menjadi kandidat kuat juara. Tim "Matador" merupakan tim yang paling stabil dalam dua tahun terakhir. Setelah memenangi Piala Eropa, Spanyol baru kalah dua kali melawan Amerika Serikat di Piala Konfederasi dan Swiss di laga perdana Piala Dunia.
Mereka juga sukses duduk nyaman di peringkat satu FIFA dalam dua tahun terakhir. Maka tak heran, "La Roja" lebih diunggulkan. "Ya, Belanda adalah underdog. Aku pikir Spanyol adalah favorit karena mereka memenangkan Piala Eropa dua tahun lalu dan mereka memiliki tim bagus," kata Van Persie dalam wawancara eksklusif dengan FIFA.com.
"Mereka memiliki pemain belakang yang baik dan gelandang fantastis. Mereka juga memiliki penyerang bagus dan mereka bisa mengumpan dengan brilian," lanjut Van Persie jelang pertandingan di Stadion Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari WIB.
"Aku juga berpikir mereka adalah favorit untuk memenangkan partai final, tapi status unggulan tak berarti apa-apa di lapangan. Ini akan menjadi pertandingan final yang indah karena kami juga suka bermain bola dengan kombinasi. Aku pikir hal itu akan memberi kami ruang terbuka," sebut pemain Arsenal tersebut.
Van Persie sendiri akan menjadi ujung tombak utama tim "Oranye" di pertandingan ini. Meski baru mengoleksi satu gol, Van Persie tetap dipercaya pelatih Bert van Marwijk sebagai starter. (FIFA)
TOLDO RESMI PENSIUN
Penjaga gawang Francesco Toldo akhirnya memutuskan gantung sarung tangan setelah 20 tahun berkarier di sepak bola. Selanjutnya, Toldo akan tetap membantu manajemen Inter.
"Ini untuk pertama kalinya aku bilang, ini resmi dan aku benar-benar merasakan emosional karena ini telah menjadi pekerjaanku selama 20 tahun," kata Toldo kepada Inter Channel.
"Selain itu, aku akan tetap di Inter dan berkolaborasi dengan Inter Campus untuk membantu meningkatkan pengenalan terhadap program ini," tambah kiper 38 tahun itu seraya mengaku ia tidak merencanakan pertandingan perpisahan untuk para penggemarnya.
Inter Milan adalah klub terakhir dalam karier Toldo. Sebelumnya, kiper yang selalu identik sebagai kiper cadangan di timnas Italia itu pernah membela Fiorentina dan AC Milan. (FBI, INT)
"Ini untuk pertama kalinya aku bilang, ini resmi dan aku benar-benar merasakan emosional karena ini telah menjadi pekerjaanku selama 20 tahun," kata Toldo kepada Inter Channel.
"Selain itu, aku akan tetap di Inter dan berkolaborasi dengan Inter Campus untuk membantu meningkatkan pengenalan terhadap program ini," tambah kiper 38 tahun itu seraya mengaku ia tidak merencanakan pertandingan perpisahan untuk para penggemarnya.
Inter Milan adalah klub terakhir dalam karier Toldo. Sebelumnya, kiper yang selalu identik sebagai kiper cadangan di timnas Italia itu pernah membela Fiorentina dan AC Milan. (FBI, INT)
Sabtu, 10 Juli 2010
Cinta tak Harus Memiliki
Entah sudah berapa banyak bus kota yang datang dan pergi sejak dia duduk di halte itu. Namun tak satupun yang membuatnya tertarik untuk naik dan meninggalkan tempat itu. Dia masih sja terpaku memandangi lalu-lintas jalanan ibu kota yang tiada henti. Bising suara deru mobil beradu dengan makian para pejalan kaki yang mengutuki hari. Jakarta memang terasa sumpek dan panas di siang hari ketika sang surya bersinar dengan teriknya.
Sudah hampir tiga jam dia masih saja duduk di sana. Tak dipedulikannya tatapan curiga bapak tua pedagang asongan yang sejak tadi memperhatikannya. Ia seolah sibuk dengan dunianya sendiri. Rasa penasaran mendorongku untuk menghampirinya. "Sejak beberapa jam yang lalu kuperhatikan kau masih saja duduk di sini, padahal bus bergantian datang dan pergi. Apa yang sedang kau lakukan, apakah kau sedang menunggu seseorang dik?", tanpa kusadari pertanyaan demi pertanyaan meluncur begitu saja dari bibirku. "Tak ada!", jawabnya singkat tanpa menoleh padaku. "Tapi mengapa kau masih di sini sementara hari mulai petang", aku mencoba untuk menarik perhatiannya. Namun dia tak bergeming. Lama dia baru menjawab. "Entah mengapa setiap kali melewati tempat ini aku kembali teringat kenangan itu. Kenangan kisah cintaku yang indah namun berakhir pilu". dia pun mulai mengawali kisahnya...
Semua berawal di suatu sore di tempat ini. Seperti biasa sepulang kerja aku menunggu bus kota dan sebuah ketidaksengajaan mempertemukanku dengan seorang gadis pujaan hatiku. Rupanya hari itu adalah hari keberuntunganku. Bagaimana tidak, aku bertemu dengan seorang gadis manis yang menarik hatiku dan membuatku hampir tak berkedip memandangnya. Dan ternyata gadis itu adalah Erni teman masa kecilku. Erni yang sekarang nampak lain. Sekarang dia terlihat begitu anggun dan mempesona. Sejak pertemuan di sore itu, aku dan dia jadi sering jalan bersama. Nonton, jalan ke mall atau sekedar makan. Aku sangat senang bisa bertemu dengan Erni di Jakarta ini. Kesibukan kerja membuatku tak bisa untuk sekedar mengenal wanita. Dan Erni telah merubah segalanya.
Kehadiran Erni membuat hidupku tak lagi monoton dan makin berirama. Apalagi selain cantik ternyata dia juga perhatian dan baik hati. Dia selalu mendukungku di saat aku mempunyai masalah dengan pekerjaanku di kantor. Kebaikan dan perhatian Erni benar-benar membuatku jatuh hati. Semakin hari aku tak kuasa untuk menahan perasaanku padanya. Dengan mengumpulkan segenap keberanian akhirnya kuungkapkan segenap perasaanku padanya. Gayung pun bersambut karena ternyata dia juga mempunyai perasaan yang sama kepadaku. Akhirnya kami pun resmi berpacaran. Aku bahagia sekali mempunyai kekasih yang pengertian dan penuh kasih sayang seperti dia.
Sayangnya kebahagiaanku terusik ketika dia harus pergi ke negeri seberang dalam jangka waktu yang lama. Kalau bukan karena urusan pekerjaan, aku tak akan rela untuk melepaskan kepergiannya. Dengan berat hati kulepaskan kepergian gadis pujaanku itu di bandara. Selepas kepergiannya, hari-hari sepi membayang di mataku. Ada rasa kekhawatiran yang tiba-tiba bermunculan di hatiku. Aku takut terjadi sesuatu padanya di sana. Bagaimana kalau dia tertarik dengan lelaki lain dan melupakanku? Namun janji setia Erni menghapuskan segala prasangka dan rasa kekhawatiranku yang tidak beralasan. Hanya saja kadang aku tak kuasa menahan kerinduanku padanya. Jarak dan waktu yang memisahkan tak memungkinkan aku dengan mudah menjumpainya. Aku hanya bisa memandangi fotonya atau sekedar mendengar suaranya di telepon.
Dalam hari-hari sepiku tanpa Erni, hadir sosok gadis lain dalam hidupku. Gadis itu bernama Reva. Sebagai lelaki normal, aku tak menyangkal kalau Reva adalah seorang gadis yang cantik dan menarik. Siapapun pasti tak akan menolak untuk menjadi kekasihnya. Pembawaannya yang manja dan menggoda, hampir saja membuatku melupakan Erni, kekasihku. Aku hampir tergoda oleh sikap manja dan perhatian Reva yang agak berlebihan kepadaku. Namun janji setiaku pada Erni menyadarkanku dari mimpi. Secantik apapun Reva, dia tak sebanding dengan Erni yang selama ini telah dengan setia mencintaiku setulus hati.
Menjelang kepulangan Erni, hatiku semakin tak karuan menahan kerinduanku padanya. Rasanya aku tak sabar untuk segera berjumpa dengan gadis pujaan hatiku itu. Aku sengaja datang lebih awal untuk menjemputnya di bandara. Dari arah pintu kedatangan kulihat dia melambaikan tangan padaku. Dia tersenyum, duuuh makin cantik saja dia. Kuhampiri dia, kugenggam erat tangannya. Mata kami saling beradu pandang, dan di sana kutemukan sinar kerinduan itu. Kurengkuh dia dalam pelukanku, dan kami sama-sama menangis. Tangis kebahagiaan karena telah kembali dipertemukan.
Hadirnya Erni di sisiku kembali, membuatku tak ingin berpisah dengannya lagi. Kukatakan padanya tentang rencanaku untuk mempersatukan hubungan kami ke jenjang yang lebih serius. Aku ingin menikahinya tahun depan dan dia setuju dengan rencanaku. Teman-temanku pun banyak yang mendukung rencanaku. Kata mereka wajahku dan wajah Erni sangat mirip. Mungkin jodoh kali ya. Aku sangat berharap Erni adalah jodoh yang ditakdirkan untuk menjadi pendamping hidupku, calon ibu dari anak-anakku nanti. Aku yakin kalau orang tuaku akan menerima Erni sebagai calon isteriku dengan senang hati.
Pada hari raya Idul Fitri, kuajak Erni ke rumahku untuk bersilaturahmi sekaligus kuperkenalkan pada orang tua dan juga keluargaku. Orang tuaku nampak senang dengan kehadirannya. Namun ketika aku mengutarakan niatku dan memohon ijin untuk menikahi Erni, tiba-tiba nenekku angkat bicara. Sebagai orang tertua dalam keluarga kami, nenek sangat dihormati. Namun aku sangat terkejut dengan perkataan nenek yang melarang aku menikahi Erni. Aku benar-benar tidak menduga dengan jawaban nenekku yang tidak mau memberikan restu.
Apa yang salah dalam diri Erni sehingga nenekku melarangku untuk menikahinya? Dan sungguh aneh, ayah dan ibuku pun hanya diam saja tak ada yang berani angkat bicara. Kulihat Erni hanya tertunduk berurai airmata. Pasti dia sangat malu dan kecewa dengan penolakan nenekku. Akupun tak bisa berbuat apa-apa. Rupanya nenekku yang tahu asal-usul dan silsilah dalam keluarga kami telah mengetahui bahwa di antara aku dan Erni masih ada hubungan pertalian darah, sehingga terlarang untuk menikah. Hatiku benar-benar terpukul dengan kenyataan ini. Mengapa gadis yang sangat kucintai adalah saudaraku sendiri yang menurut hukum agama maupun adat tak boleh untuk kunikahi? Ya Allah mengapa semua ini harus terjadi?
" Begitulah ceritanya mengapa aku selalu teringat kenanganku setiap kali melewati tempat ini. Aku menyadari bahwa semua ini takdir Illahi. Tapi kadang aku juga tak kuasa menahan airmata setiap mengingat semua ini. Apa tak wajar bila aku sebagai seorang lelaki merasa sedih dengan kenyataan ini?" "Wajar saja, tapi janganlah terus terlarut dengan kesedihan. Kalau kamu bisa menyadari bahwa semua ini takdir, apalagi yang kau sesali dan membuatmu terus bersedih? Pasrahkanlah semua pada Yang Kuasa, Dia yang lebih tahu yang terbaik buat kita. Mungkin juga Allah mempunyai rencana yang lebih indah dan masih menyimpannya untukmu. Bukankah "CINTA TAK HARUS MEMILIKI?".
Lama dia terdiam, sekilas dia nampak ragu tapi akhirnya dipaksakannya untuk menoleh ke arahku. "Aku sedih bukan hanya karena aku tak boleh menikahinya tapi karena sejak kejadian itu, Erni jadi sulit untuk ditemui. Pasti dia sangat sedih dengan kenyataan ini. Atau mungkin juga dia marah padaku sehingga tak mau melihat mukaku lagi." "Jangan berprasangka dulu dik...mungkin dia hanya perlu sedikit waktu untuk menenangkan diri dan belajar untuk menerima kenyataan", hiburku. "Ya semoga saja begitu. Astaghfirullahal'adzim, ampuni aku ya Allah...sekarang aku hanya ingin dia mema'afkanku dan bisa menerima kenyataan ini. Aku ingin melihat dia tersenyum lagi seperti dulu". "Harapan yang bagus. Dengan kejadian ini kau tahu bahwa menjalin silaturahmi itu penting, agar kita tahu siapa saudara dan siapa yang hanya sekedar kawan. Agar tak ada lagi penyesalan ketika hubungan itu terlarang. Sekarang sudah mau maghrib, pulanglah! Semoga esok akan lebih baik". Amin
Sudah hampir tiga jam dia masih saja duduk di sana. Tak dipedulikannya tatapan curiga bapak tua pedagang asongan yang sejak tadi memperhatikannya. Ia seolah sibuk dengan dunianya sendiri. Rasa penasaran mendorongku untuk menghampirinya. "Sejak beberapa jam yang lalu kuperhatikan kau masih saja duduk di sini, padahal bus bergantian datang dan pergi. Apa yang sedang kau lakukan, apakah kau sedang menunggu seseorang dik?", tanpa kusadari pertanyaan demi pertanyaan meluncur begitu saja dari bibirku. "Tak ada!", jawabnya singkat tanpa menoleh padaku. "Tapi mengapa kau masih di sini sementara hari mulai petang", aku mencoba untuk menarik perhatiannya. Namun dia tak bergeming. Lama dia baru menjawab. "Entah mengapa setiap kali melewati tempat ini aku kembali teringat kenangan itu. Kenangan kisah cintaku yang indah namun berakhir pilu". dia pun mulai mengawali kisahnya...
Semua berawal di suatu sore di tempat ini. Seperti biasa sepulang kerja aku menunggu bus kota dan sebuah ketidaksengajaan mempertemukanku dengan seorang gadis pujaan hatiku. Rupanya hari itu adalah hari keberuntunganku. Bagaimana tidak, aku bertemu dengan seorang gadis manis yang menarik hatiku dan membuatku hampir tak berkedip memandangnya. Dan ternyata gadis itu adalah Erni teman masa kecilku. Erni yang sekarang nampak lain. Sekarang dia terlihat begitu anggun dan mempesona. Sejak pertemuan di sore itu, aku dan dia jadi sering jalan bersama. Nonton, jalan ke mall atau sekedar makan. Aku sangat senang bisa bertemu dengan Erni di Jakarta ini. Kesibukan kerja membuatku tak bisa untuk sekedar mengenal wanita. Dan Erni telah merubah segalanya.
Kehadiran Erni membuat hidupku tak lagi monoton dan makin berirama. Apalagi selain cantik ternyata dia juga perhatian dan baik hati. Dia selalu mendukungku di saat aku mempunyai masalah dengan pekerjaanku di kantor. Kebaikan dan perhatian Erni benar-benar membuatku jatuh hati. Semakin hari aku tak kuasa untuk menahan perasaanku padanya. Dengan mengumpulkan segenap keberanian akhirnya kuungkapkan segenap perasaanku padanya. Gayung pun bersambut karena ternyata dia juga mempunyai perasaan yang sama kepadaku. Akhirnya kami pun resmi berpacaran. Aku bahagia sekali mempunyai kekasih yang pengertian dan penuh kasih sayang seperti dia.
Sayangnya kebahagiaanku terusik ketika dia harus pergi ke negeri seberang dalam jangka waktu yang lama. Kalau bukan karena urusan pekerjaan, aku tak akan rela untuk melepaskan kepergiannya. Dengan berat hati kulepaskan kepergian gadis pujaanku itu di bandara. Selepas kepergiannya, hari-hari sepi membayang di mataku. Ada rasa kekhawatiran yang tiba-tiba bermunculan di hatiku. Aku takut terjadi sesuatu padanya di sana. Bagaimana kalau dia tertarik dengan lelaki lain dan melupakanku? Namun janji setia Erni menghapuskan segala prasangka dan rasa kekhawatiranku yang tidak beralasan. Hanya saja kadang aku tak kuasa menahan kerinduanku padanya. Jarak dan waktu yang memisahkan tak memungkinkan aku dengan mudah menjumpainya. Aku hanya bisa memandangi fotonya atau sekedar mendengar suaranya di telepon.
Dalam hari-hari sepiku tanpa Erni, hadir sosok gadis lain dalam hidupku. Gadis itu bernama Reva. Sebagai lelaki normal, aku tak menyangkal kalau Reva adalah seorang gadis yang cantik dan menarik. Siapapun pasti tak akan menolak untuk menjadi kekasihnya. Pembawaannya yang manja dan menggoda, hampir saja membuatku melupakan Erni, kekasihku. Aku hampir tergoda oleh sikap manja dan perhatian Reva yang agak berlebihan kepadaku. Namun janji setiaku pada Erni menyadarkanku dari mimpi. Secantik apapun Reva, dia tak sebanding dengan Erni yang selama ini telah dengan setia mencintaiku setulus hati.
Menjelang kepulangan Erni, hatiku semakin tak karuan menahan kerinduanku padanya. Rasanya aku tak sabar untuk segera berjumpa dengan gadis pujaan hatiku itu. Aku sengaja datang lebih awal untuk menjemputnya di bandara. Dari arah pintu kedatangan kulihat dia melambaikan tangan padaku. Dia tersenyum, duuuh makin cantik saja dia. Kuhampiri dia, kugenggam erat tangannya. Mata kami saling beradu pandang, dan di sana kutemukan sinar kerinduan itu. Kurengkuh dia dalam pelukanku, dan kami sama-sama menangis. Tangis kebahagiaan karena telah kembali dipertemukan.
Hadirnya Erni di sisiku kembali, membuatku tak ingin berpisah dengannya lagi. Kukatakan padanya tentang rencanaku untuk mempersatukan hubungan kami ke jenjang yang lebih serius. Aku ingin menikahinya tahun depan dan dia setuju dengan rencanaku. Teman-temanku pun banyak yang mendukung rencanaku. Kata mereka wajahku dan wajah Erni sangat mirip. Mungkin jodoh kali ya. Aku sangat berharap Erni adalah jodoh yang ditakdirkan untuk menjadi pendamping hidupku, calon ibu dari anak-anakku nanti. Aku yakin kalau orang tuaku akan menerima Erni sebagai calon isteriku dengan senang hati.
Pada hari raya Idul Fitri, kuajak Erni ke rumahku untuk bersilaturahmi sekaligus kuperkenalkan pada orang tua dan juga keluargaku. Orang tuaku nampak senang dengan kehadirannya. Namun ketika aku mengutarakan niatku dan memohon ijin untuk menikahi Erni, tiba-tiba nenekku angkat bicara. Sebagai orang tertua dalam keluarga kami, nenek sangat dihormati. Namun aku sangat terkejut dengan perkataan nenek yang melarang aku menikahi Erni. Aku benar-benar tidak menduga dengan jawaban nenekku yang tidak mau memberikan restu.
Apa yang salah dalam diri Erni sehingga nenekku melarangku untuk menikahinya? Dan sungguh aneh, ayah dan ibuku pun hanya diam saja tak ada yang berani angkat bicara. Kulihat Erni hanya tertunduk berurai airmata. Pasti dia sangat malu dan kecewa dengan penolakan nenekku. Akupun tak bisa berbuat apa-apa. Rupanya nenekku yang tahu asal-usul dan silsilah dalam keluarga kami telah mengetahui bahwa di antara aku dan Erni masih ada hubungan pertalian darah, sehingga terlarang untuk menikah. Hatiku benar-benar terpukul dengan kenyataan ini. Mengapa gadis yang sangat kucintai adalah saudaraku sendiri yang menurut hukum agama maupun adat tak boleh untuk kunikahi? Ya Allah mengapa semua ini harus terjadi?
" Begitulah ceritanya mengapa aku selalu teringat kenanganku setiap kali melewati tempat ini. Aku menyadari bahwa semua ini takdir Illahi. Tapi kadang aku juga tak kuasa menahan airmata setiap mengingat semua ini. Apa tak wajar bila aku sebagai seorang lelaki merasa sedih dengan kenyataan ini?" "Wajar saja, tapi janganlah terus terlarut dengan kesedihan. Kalau kamu bisa menyadari bahwa semua ini takdir, apalagi yang kau sesali dan membuatmu terus bersedih? Pasrahkanlah semua pada Yang Kuasa, Dia yang lebih tahu yang terbaik buat kita. Mungkin juga Allah mempunyai rencana yang lebih indah dan masih menyimpannya untukmu. Bukankah "CINTA TAK HARUS MEMILIKI?".
Lama dia terdiam, sekilas dia nampak ragu tapi akhirnya dipaksakannya untuk menoleh ke arahku. "Aku sedih bukan hanya karena aku tak boleh menikahinya tapi karena sejak kejadian itu, Erni jadi sulit untuk ditemui. Pasti dia sangat sedih dengan kenyataan ini. Atau mungkin juga dia marah padaku sehingga tak mau melihat mukaku lagi." "Jangan berprasangka dulu dik...mungkin dia hanya perlu sedikit waktu untuk menenangkan diri dan belajar untuk menerima kenyataan", hiburku. "Ya semoga saja begitu. Astaghfirullahal'adzim, ampuni aku ya Allah...sekarang aku hanya ingin dia mema'afkanku dan bisa menerima kenyataan ini. Aku ingin melihat dia tersenyum lagi seperti dulu". "Harapan yang bagus. Dengan kejadian ini kau tahu bahwa menjalin silaturahmi itu penting, agar kita tahu siapa saudara dan siapa yang hanya sekedar kawan. Agar tak ada lagi penyesalan ketika hubungan itu terlarang. Sekarang sudah mau maghrib, pulanglah! Semoga esok akan lebih baik". Amin
Kamis, 08 Juli 2010
Ujian Cinta
Ini crita ttg perjalanan cinta seorang cowo dgn inisial J dgn cewe berinisial N..
Sudah beberapa hri ni hati J di liputi rasa gelisah yg membuatnya tdk bs tdr dgn nyenyak.Sering ia terbangun tengah malam.Hal ini membuatnya tdk bs konsntrasi pd saat ia sdng bkrja.Bhkan kadang ia suka marah tanpa alasan yg jelas hingga membuat tman2nya kebingungan,tpi tak ada satupun yg berani menanyakan penyebabnya kepada J.
Sejak ia sering brtemu dgn seorang gadis yg ia kenal sebulan yg lalu,sikapnya memang jdi berubah ia sering melamun,bahkan ktika sedang bkrja.Entah sudah brp kali J bertemu dgn gadis itu.Selalu saja ada alasan yg di katakan gadis itu hingga J tdak kuasa utk menolaknya,kadang utk curhat ttg keluarganya yg sdg ada masalah atau sekedar menemaninya membeli DVD kesukaanya.
Gadis itu namanya Reva.Ia seorang gadis yg cntk,rmbutnya htam legam sebahu sgt cocok bila ia mjd bintang iklan sebuah produk pencuci rambut atau sampho,matanya yg bening dan bulat nampak berpendar2 bgaikan bntang kejora,apalgi bila ia sedang tersyum aduhaii...manisnya.Pasti sngt bruntung cowo yg bs mjd kekashnya.Dan sbg laki2 normal,kadang J jg tak kuasa utk meredam perasaan yg bergejolak di dadanya.Apalagi bila Reva bersikap manja dan kadang terkesan menggoda..Siapa sih yg tahan....
Sprti sore itu,Reva mengajaknya untk bertemu di sebuah kafe di salah satu mall di jakarta.Reva menceritakan ttg mama dan papanya yg selalu bertengkar tanpa mempedulikan perasaanya.Hal itu membuatnya sgt sedih.Sambil bersandar di bahu J,badanya berguncang krn isak tangisnya yg tertahan.Sbnarnya J ingin sekali memeluk dan membelai rmbutnya sekedar tuk menenangkanya,tpi niatnya di urungkanya.Entah mengapa....Disaat spt itu justru ia teringat pada seseorang yg selama ini ia sayangi dan saat ini sdg berada sgt jauh darinya,seseorang itu berinisial N.
N mmg sgt jauh berbeda dgn Reva yg anak org kaya,sdgkn N adlh seorang gadis yg sederhana dan slama 2 tahun telah mencintainya dgn penuh kesetiaan.Dan J pun sgt mencintai N.Tpi saat itu N sudah 3 bulan berada di negeri Jiran utk sebuah pekerjaan.Tiba2....J sgt merindukan N kekasihnya.J berharap bs segera bertemu utk menghapus sgala rasa kerinduan yg menyesak di dadanya.
Dengan segera....J mengatakan pda Reva bhwa ia hrs pulang krn ada sebuah urusan yg sgt penting.Setlh berlalu dri hadapan Reva,dgn tergesa2 di ambilnya handphone dari dalam sakunya.Diteleponya N kekashnya yg sgt di rindukannya"HONEY...I LOVE YOU,I MISS YOU SO MUCH" Dari seberang sana suara N terdngar menjwb kata yg sama.Aaah betapa leganya...walaupun hnya mendngar suara N,tpi J sudah mrasa bhagia.Dan beban brat yg slma ini trasa bgai menghimpit perasaanya pun lenyap entah kemana,berganti dgn rasa cinta yg smakn dalam pada N kekasih yg sgt di rindukanya.
Sambil melanjutkan perjalanan pulang,dalam hati J berjanji bhwa ia akan slalu menunggu N sampai ia pulang dan kembali bersamanya lagi....J yakin bhwa N lah gadis yg pantas utk di cintainya.Dan J bersyukur krn ia telah berhasil melewati satu"UJIAN CINTA" yg hampir saja membuatnya menghianati kesetiaan N terhadapnya.
To be Continue...
Sudah beberapa hri ni hati J di liputi rasa gelisah yg membuatnya tdk bs tdr dgn nyenyak.Sering ia terbangun tengah malam.Hal ini membuatnya tdk bs konsntrasi pd saat ia sdng bkrja.Bhkan kadang ia suka marah tanpa alasan yg jelas hingga membuat tman2nya kebingungan,tpi tak ada satupun yg berani menanyakan penyebabnya kepada J.
Sejak ia sering brtemu dgn seorang gadis yg ia kenal sebulan yg lalu,sikapnya memang jdi berubah ia sering melamun,bahkan ktika sedang bkrja.Entah sudah brp kali J bertemu dgn gadis itu.Selalu saja ada alasan yg di katakan gadis itu hingga J tdak kuasa utk menolaknya,kadang utk curhat ttg keluarganya yg sdg ada masalah atau sekedar menemaninya membeli DVD kesukaanya.
Gadis itu namanya Reva.Ia seorang gadis yg cntk,rmbutnya htam legam sebahu sgt cocok bila ia mjd bintang iklan sebuah produk pencuci rambut atau sampho,matanya yg bening dan bulat nampak berpendar2 bgaikan bntang kejora,apalgi bila ia sedang tersyum aduhaii...manisnya.Pasti sngt bruntung cowo yg bs mjd kekashnya.Dan sbg laki2 normal,kadang J jg tak kuasa utk meredam perasaan yg bergejolak di dadanya.Apalagi bila Reva bersikap manja dan kadang terkesan menggoda..Siapa sih yg tahan....
Sprti sore itu,Reva mengajaknya untk bertemu di sebuah kafe di salah satu mall di jakarta.Reva menceritakan ttg mama dan papanya yg selalu bertengkar tanpa mempedulikan perasaanya.Hal itu membuatnya sgt sedih.Sambil bersandar di bahu J,badanya berguncang krn isak tangisnya yg tertahan.Sbnarnya J ingin sekali memeluk dan membelai rmbutnya sekedar tuk menenangkanya,tpi niatnya di urungkanya.Entah mengapa....Disaat spt itu justru ia teringat pada seseorang yg selama ini ia sayangi dan saat ini sdg berada sgt jauh darinya,seseorang itu berinisial N.
N mmg sgt jauh berbeda dgn Reva yg anak org kaya,sdgkn N adlh seorang gadis yg sederhana dan slama 2 tahun telah mencintainya dgn penuh kesetiaan.Dan J pun sgt mencintai N.Tpi saat itu N sudah 3 bulan berada di negeri Jiran utk sebuah pekerjaan.Tiba2....J sgt merindukan N kekasihnya.J berharap bs segera bertemu utk menghapus sgala rasa kerinduan yg menyesak di dadanya.
Dengan segera....J mengatakan pda Reva bhwa ia hrs pulang krn ada sebuah urusan yg sgt penting.Setlh berlalu dri hadapan Reva,dgn tergesa2 di ambilnya handphone dari dalam sakunya.Diteleponya N kekashnya yg sgt di rindukannya"HONEY...I LOVE YOU,I MISS YOU SO MUCH" Dari seberang sana suara N terdngar menjwb kata yg sama.Aaah betapa leganya...walaupun hnya mendngar suara N,tpi J sudah mrasa bhagia.Dan beban brat yg slma ini trasa bgai menghimpit perasaanya pun lenyap entah kemana,berganti dgn rasa cinta yg smakn dalam pada N kekasih yg sgt di rindukanya.
Sambil melanjutkan perjalanan pulang,dalam hati J berjanji bhwa ia akan slalu menunggu N sampai ia pulang dan kembali bersamanya lagi....J yakin bhwa N lah gadis yg pantas utk di cintainya.Dan J bersyukur krn ia telah berhasil melewati satu"UJIAN CINTA" yg hampir saja membuatnya menghianati kesetiaan N terhadapnya.
To be Continue...
Ini crita ttg perjalanan cinta seorang cowo dgn inisial J dgn cewe berinisial N..
Sudah beberapa hri ni hati J di liputi rasa gelisah yg membuatnya tdk bs tdr dgn nyenyak.Sering ia terbangun tengah malam.Hal ini membuatnya tdk bs konsntrasi pd saat ia sdng bkrja.Bhkan kadang ia suka marah tanpa alasan yg jelas hingga membuat tman2nya kebingungan,tpi tak ada satupun yg berani menanyakan penyebabnya kepada J.
Sejak ia sering brtemu dgn seorang gadis yg ia kenal sebulan yg lalu,sikapnya memang jdi berubah ia sering melamun,bahkan ktika sedang bkrja.Entah sudah brp kali J bertemu dgn gadis itu.Selalu saja ada alasan yg di katakan gadis itu hingga J tdak kuasa utk menolaknya,kadang utk curhat ttg keluarganya yg sdg ada masalah atau sekedar menemaninya membeli DVD kesukaanya.
Gadis itu namanya Reva.Ia seorang gadis yg cntk,rmbutnya htam legam sebahu sgt cocok bila ia mjd bintang iklan sebuah produk pencuci rambut atau sampho,matanya yg bening dan bulat nampak berpendar2 bgaikan bntang kejora,apalgi bila ia sedang tersyum aduhaii...manisnya.Pasti sngt bruntung cowo yg bs mjd kekashnya.Dan sbg laki2 normal,kadang J jg tak kuasa utk meredam perasaan yg bergejolak di dadanya.Apalagi bila Reva bersikap manja dan kadang terkesan menggoda..Siapa sih yg tahan....
Sprti sore itu,Reva mengajaknya untk bertemu di sebuah kafe di salah satu mall di jakarta.Reva menceritakan ttg mama dan papanya yg selalu bertengkar tanpa mempedulikan perasaanya.Hal itu membuatnya sgt sedih.Sambil bersandar di bahu J,badanya berguncang krn isak tangisnya yg tertahan.Sbnarnya J ingin sekali memeluk dan membelai rmbutnya sekedar tuk menenangkanya,tpi niatnya di urungkanya.Entah mengapa....Disaat spt itu justru ia teringat pada seseorang yg selama ini ia sayangi dan saat ini sdg berada sgt jauh darinya,seseorang itu berinisial N.
N mmg sgt jauh berbeda dgn Reva yg anak org kaya,sdgkn N adlh seorang gadis yg sederhana dan slama 2 tahun telah mencintainya dgn penuh kesetiaan.Dan J pun sgt mencintai N.Tpi saat itu N sudah 3 bulan berada di negeri Jiran utk sebuah pekerjaan.Tiba2....J sgt merindukan N kekasihnya.J berharap bs segera bertemu utk menghapus sgala rasa kerinduan yg menyesak di dadanya.
Dengan segera....J mengatakan pda Reva bhwa ia hrs pulang krn ada sebuah urusan yg sgt penting.Setlh berlalu dri hadapan Reva,dgn tergesa2 di ambilnya handphone dari dalam sakunya.Diteleponya N kekashnya yg sgt di rindukannya"HONEY...I LOVE YOU,I MISS YOU SO MUCH" Dari seberang sana suara N terdngar menjwb kata yg sama.Aaah betapa leganya...walaupun hnya mendngar suara N,tpi J sudah mrasa bhagia.Dan beban brat yg slma ini trasa bgai menghimpit perasaanya pun lenyap entah kemana,berganti dgn rasa cinta yg smakn dalam pada N kekasih yg sgt di rindukanya.
Sambil melanjutkan perjalanan pulang,dalam hati J berjanji bhwa ia akan slalu menunggu N sampai ia pulang dan kembali bersamanya lagi....J yakin bhwa N lah gadis yg pantas utk di cintainya.Dan J bersyukur krn ia telah berhasil melewati satu"UJIAN CINTA" yg hampir saja membuatnya menghianati kesetiaan N terhadapnya.
To be Continue...
Sudah beberapa hri ni hati J di liputi rasa gelisah yg membuatnya tdk bs tdr dgn nyenyak.Sering ia terbangun tengah malam.Hal ini membuatnya tdk bs konsntrasi pd saat ia sdng bkrja.Bhkan kadang ia suka marah tanpa alasan yg jelas hingga membuat tman2nya kebingungan,tpi tak ada satupun yg berani menanyakan penyebabnya kepada J.
Sejak ia sering brtemu dgn seorang gadis yg ia kenal sebulan yg lalu,sikapnya memang jdi berubah ia sering melamun,bahkan ktika sedang bkrja.Entah sudah brp kali J bertemu dgn gadis itu.Selalu saja ada alasan yg di katakan gadis itu hingga J tdak kuasa utk menolaknya,kadang utk curhat ttg keluarganya yg sdg ada masalah atau sekedar menemaninya membeli DVD kesukaanya.
Gadis itu namanya Reva.Ia seorang gadis yg cntk,rmbutnya htam legam sebahu sgt cocok bila ia mjd bintang iklan sebuah produk pencuci rambut atau sampho,matanya yg bening dan bulat nampak berpendar2 bgaikan bntang kejora,apalgi bila ia sedang tersyum aduhaii...manisnya.Pasti sngt bruntung cowo yg bs mjd kekashnya.Dan sbg laki2 normal,kadang J jg tak kuasa utk meredam perasaan yg bergejolak di dadanya.Apalagi bila Reva bersikap manja dan kadang terkesan menggoda..Siapa sih yg tahan....
Sprti sore itu,Reva mengajaknya untk bertemu di sebuah kafe di salah satu mall di jakarta.Reva menceritakan ttg mama dan papanya yg selalu bertengkar tanpa mempedulikan perasaanya.Hal itu membuatnya sgt sedih.Sambil bersandar di bahu J,badanya berguncang krn isak tangisnya yg tertahan.Sbnarnya J ingin sekali memeluk dan membelai rmbutnya sekedar tuk menenangkanya,tpi niatnya di urungkanya.Entah mengapa....Disaat spt itu justru ia teringat pada seseorang yg selama ini ia sayangi dan saat ini sdg berada sgt jauh darinya,seseorang itu berinisial N.
N mmg sgt jauh berbeda dgn Reva yg anak org kaya,sdgkn N adlh seorang gadis yg sederhana dan slama 2 tahun telah mencintainya dgn penuh kesetiaan.Dan J pun sgt mencintai N.Tpi saat itu N sudah 3 bulan berada di negeri Jiran utk sebuah pekerjaan.Tiba2....J sgt merindukan N kekasihnya.J berharap bs segera bertemu utk menghapus sgala rasa kerinduan yg menyesak di dadanya.
Dengan segera....J mengatakan pda Reva bhwa ia hrs pulang krn ada sebuah urusan yg sgt penting.Setlh berlalu dri hadapan Reva,dgn tergesa2 di ambilnya handphone dari dalam sakunya.Diteleponya N kekashnya yg sgt di rindukannya"HONEY...I LOVE YOU,I MISS YOU SO MUCH" Dari seberang sana suara N terdngar menjwb kata yg sama.Aaah betapa leganya...walaupun hnya mendngar suara N,tpi J sudah mrasa bhagia.Dan beban brat yg slma ini trasa bgai menghimpit perasaanya pun lenyap entah kemana,berganti dgn rasa cinta yg smakn dalam pada N kekasih yg sgt di rindukanya.
Sambil melanjutkan perjalanan pulang,dalam hati J berjanji bhwa ia akan slalu menunggu N sampai ia pulang dan kembali bersamanya lagi....J yakin bhwa N lah gadis yg pantas utk di cintainya.Dan J bersyukur krn ia telah berhasil melewati satu"UJIAN CINTA" yg hampir saja membuatnya menghianati kesetiaan N terhadapnya.
To be Continue...
Langganan:
Postingan (Atom)